Rabu, 05 Agustus 2015

Fiksimini

Dia menatap jam yang bergerak sesukanya, menghitung hari-hari di kalender yang menempel didinding rumahnya, "Semalam hari Rabu, sekarang Kamis, besok Jumat, besoknya lagi, entahlah.." Ucapnya perlahan.
Apa yang ditunggunya, tidak ada, yang mau dikejar, tidak ada juga.
Dia melangkahkah kakinya menuju sebuah persimpangan, terasa berat melalui hari-hari ini, waktu berganti begitu saja, pagi berganti malam, malam berganti pagi lagi, begitu cepat dan tidak terasa pikirnya dalam hati.
Dipersimpangan tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi, lelaki itu hanya sempat menoleh, sebentar dia merasakan terang yang sangat benderang, tiba-tiba gelap, gelap yang begitu sempurna, sangat cepat, bahkan waktupun tidak dapat menghitungnya!
06082015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar